Entah angin apa yang membuat tiba-tiba saya teringat sebuah lagu yang waktu kecil dulu sering saya dengar dari ibu saya, Lagunya lagu jawa ngapak sering kudengar ketika ibu saya puluhan tahun lalu menggoda adik-adik saya.
Tapi sore tadi selepas asyar saya menggoda sikecil
Bintang anak pertama saya yang sedang belajar berdiri dengan lagu ning nong ning gung, kemudian spontan saya nyeplos lagu
Jonjangan yang sudah puluhan tahun tak pernah kudengar.
Sebelumnya saya nyanyikan lagu
Ning Nong Ning Gung yang membuat
Bintang Anak saya ketawa-tawa sembari menguatkan berdirinya dan melambai-lambaikan tangannya. lagunya seperti ini.
Ning nong ning gung iwak ayam
Sega jagung ora doyan
Ning nong ning gung iwak ayam
Bocah gunung dodol ayam
Artinya
Ning nong ning gung daging Ayam
Nasi Jagung nggak doyan
Ning nong ning gung Daging ayam
Bocah gunung Jual ayam
Nah selepas itu, Buntang anak saya yang kecapaian berdiri jatuh terduduk. supaya dia tidak menangis spontan saya keceplos menyanyikan lagu Jonjangan yang semula saya sendiri sudah lama melupakannya.
Jonjang domini-mino
Siwone nangis bae
Dolanane montor mabur
Montor mabur Kapal Udara
Numpak sepur mudune Kroya
Klambi Paris sing Kembang -kembang
"Bintang" Nangis Bapak sing Nembang
Artinya kurang lebih begini
Jonjang domino-mino
Pembantu Belanda mengasuh siwo ( mungkin sebutan untuk anak-anak Belanda kali yah? )
Siwo nya Nangis terus
mainannya Pesawat-pesawatan
Pesawat Kapal terbang
Naik Kereta turun di Kroya ( sebuah kota di Cilacap timur )
Baju Paris yang motif bunga-bunga
"Bintang" Nangis bapak yang nyanyi
"Bintang" itu nama anak saya, kalau dilihat dari arti dalam bahasa indonesia emang kelihatan ga ada korelasinya antara kalimat satu dengan lainnya terutama di bait kedua, karena memang lagu itu berupa Pantun berbahasa Jawa.
Tetapi lagu lagu anak semacam ini di masyarakat sekitar tempat tinggal saya dahulu sangat populer dan konon berisi wejangan atau petuah yang baik.
Saya juga sangat menyayangkan kondisi saat ini dimana anak-anak lebih suka menyanyikan lagu-lagu dewasa yang bertema cinta yang seharusnya tidak dikonsumsi anak-anak